Ada 2 metode untuk menghitung persediaan barang dagangan dan harga pokok penjualan yaitu:
metode periodik (fisik/phisical) dan metode perpectual. Metode persediaan fisik lebih sederhana dan lebih mudah penyelenggaraannya bila dibandingkan dengan metode perpectual. Namun ditinjau dari segi ketepatan dan kecepatan informasi yang dihasilkan, metode perpectual jauh lebih unggul.
18.13 |
Category: |
Persediaan barang dagangan yaitu barang-barang yang disediakan untuk dijual kepada para konsumen selama periode normal kegiatan perusahaan. Persediaan yang dimilii perusahaan pada awal periode akuntansi disebut persediaan barang dagangan awal, sedangkan persediaan yang dimiliki persuahaan pada hari terakhir dari suatu periode akuntansi disebut persediaan barang dagangan akhir. Sudah pasti persediaan akhir suatu periode akan menjadi persediaan awal untuk periode berikutnya. Persediaan akhir dilaporkan dalam neraca sebagai kolom aktiva lancar
06.14 |
Category: |
- Salah satu kegiatan utama perusahaan dagang adalah membeli barang jadi & menjualnya kembali pada para konsumen. Sesuai prinsip penandingannya, laba bersih perusahaan dagang dihitung dengan cara mengurangkan biaya untuk memperoleh pendapatan dari penjualan pada periode yag bersangkutan.Biaya-biaya tersebut meliputi harga pokok (cost), barang yang terjual (HPP), dan biaya-biaya operasi yang terjadi selama periode yang bersangkutan.
- Untuk dapat memahami cara menentukan HPP pada suatu periode, kita harus tahu dulu pengertian persediaan barang dagangan dan harga pokok pembelian bersih yang akan diterangakn dalam uraian berikut
06.07 |
Category: |
Manfaat potongan tunai penjualan untuk penjual adalah:
- kas akan segera diterima, sehingga bisa segera digunakan kembali tanpa harus menunggu sampai akhir periode kredit.
- jumlah rupiah yang tertanam dalam piutang akan menurun.
- resiko kerugian karena piutang tidak dapat ditagih dapat berkurang.
rekening potongan tunai penjualan dan retur penjualan merupakan rekening lawan (pengurang) atas rekening pendapatan (penjualan). Dan oleh karena itu akunnya debet. Pada laporan laba/rugi keduanya harus dikurangkan terhadap penjualan kotor sehingga dapat diketahui penjualan bersih untuk periode yang bersangkutan.
05.57 |
Category: |
Jika pembeli tidak memanfaatkan kesempatan mendapat
potongan, maka ia harus membayar penuh sebesar harga faktur bruto. Apabila pembayaran
dilakukan tanggal 13 Oktober 2010 maka jurnalnya:
Okt 13 Kas Rp.
10.000
Piutang
dagang Rp.
10.000
05.49 |
Category: |
Seandainya konsumen melakukan pembelian pada tgl 10 Oktober
2010 seharga Rp. 10.000 dengan syarat 2/10 n/30 pada tanggal 15 Oktober 2010
mengembalikan barang yang rusak seharga Rp. 2.000, maka harga faktur bruto atas
barang yang dibeli yaitu Rp. 8.000. maka
potongan tunai juga didasarkan atas harga Rp. 8.000 jadi 2% x Rp. 8.000= Rp.
160. Apabila pembayaran dilakukan tanggal 19 Oktober 2010 maka jurnalnya:
Okt 19 Kas Rp. 7.840
Pot.
Tunai penjualan Rp. 160
Piutang
dagang Rp.
8.000
05.45 |
Category: |